Malam Jumat Pon. Bulan bundar. Kau ada di hadapanku. Di warungku. Dan kita sama-sama diam tak bersuara. Hanya mata kita yang saling bicara. Persis saat pertama kali kita bertemu di Sendang Ontrowulan, dua puluh dua tahun yang lalu. AKHIRNYA kau yang duluan membuka mulut dengan pelitnya, “Kopi hitam”. Aku bergeming sebentar, lalu bangkit dari duduk,… [Read more…]
engkau wanitabukan lelaki maka,merangkaklahdi rimbun kekang 2003petojo
Bila catatan ini berbau perempuan, jangan Anda anggap ia ada dalam rangka hari Kartini. Bukan juga dalam rangka mewakili golongan yang menyuarakan tentang masalah bias jender. Lebih keliru lagi kalau catatan ini dihubung-hubungkan dengan undang-undang cabul yang lahir baru-bari ini. Bukan. Bukan demi semua itu. CATATAN kecil ini ada sebagai ‘gong’ untuk menandai sebuah peristiwa… [Read more…]
Mei Hua duduk dengan dingin di bangku taman. Ia selalu begitu tiap pagi. Menahun. Membiarkan jari-jari cahaya yang menyelinap lewat celah daun beringin menyisir rambut sebahunya. Meloloskan kaki-kaki cahaya yang menyiram kulitnya dengan bau pagi. DI taman itu Mei tidak sendiri. Ada belasan orang dengan beragam umur memandikan diri mereka di bawah langit pagi. Sebagian… [Read more…]
Januari 20, 2011
7