Beberapa tahun lalu, di bangku SMU, seorang guru sejarah melempar tanya di kelas, ”Soeharto dan Hitler, mana yang lebih jahat?”. Seisi kelas senyap tak ada suara. Satu-satunya suara datang dari alat pendingin ruangan. SEORANG lain bernama Jozef Goebbels berkata demikian: ”Sebarkan kebohongan berulang-ulang kepada publik. Kebohongan yang diulang-ulang, akan membuat publik menjadi percaya”. Pak Cik… [Read more…]
Nomor tiga yang saya contreng pada Pemilu tahun ini. Pilihan saya akan pasangan Jusuf Kalla-Wiranto terjadi amat spontan. Sebuah pilihan yang baru diputuskan ketika masuk bilik suara. PILIHAN itu memang baru diputuskan di bilik suara. Tapi pergulatan menuju pilihan itu tidak terjadi begitu saja. Makan waktu beberapa minggu untuk memikirkannya. Saya bersikap begini bukan karena… [Read more…]
“Ya, yang bisa mengubah hanyalah generasi angkatan muda…” - Pramoedya Ananta Toer - Mulailah membaca catatan kecil ini – yang mungkin tidak ada gunanya, juga gaungnya – dengan sepotong ucapan: Selamat malam generasi tua! BUKAN karena benar-benar sudah malam kalau ucapan itu kita layangkan. Tapi ini semacam salam perpisahan, salam menjelang tidur. Sepucuk salam pengantar… [Read more…]
Saya ingat sepuluh tahu lalu ketika masih kencur. Ketika masih berseragam merah putih dan ketakutan melihat keramaian. Saya tidak tahu menahu. Hanya sebuah kata yang jadi akrab di kuping setelah itu: reformasi. Kata koran-koran, kakak-kakak mahasiswalah yang melahirkannya. BAYANGAN saya ketika itu, sungguh seru punya titel mahasiswa. Kalau ditanya orang dari mana, tinggal jawab, dari… [Read more…]
Oktober 13, 2009
9