Si Kangen


aku benci kamu

sejak sebiji kangen tengkurap

di gemburnya hatiku

di luasnya pekarangan mataku

di merahnya luka

di lukanya merah

benciku memekat buatmu

kamu sialan!

seenaknya menyiram si biji

hingga besar dan sering menangis

aku kan jadi repot

sungguh sial kamu!

keji!

kangen sudah rewel sekarang

dia baru lulus SD kemarin

kau jadi menengok rapornya, lusa?

kata gurunya yang kumis

kangen mulai badung

dia sering menjepreti tali kutang

teman sebangkunya

mejanya juga dicoret-coreti tipe-ex:

kangen was here

kamu tenang banget

makanya aku benci padamu

kamu tengoklah sesekali si kangen

dia tidak menanyakanmu

dia menanyakan PS2

kangen juga minta motor bebek

dia mau merek Suzuki Satria

gaya sekali dia:

pilih velg racing

dan bodi ceper

kamu!

buru mampir sini

beri tubuhmu

sodorkan bibirmu

niar kulumat pelan-pelan

aku sudah tak tahan

aku sudah tak kuat

aku sudah tak paham

dengan si kangen

makin kurangajar dia

berani adu bacot denganku

berani meninjuku

kalau kau tak datang kemarin

mungkin aku sudah mati

di tangan si kangen

kamar, petojo

240808

2 pemikiran pada “Si Kangen

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s