Hanya Angin


‘ngin
kau tahu,
aku mimpi semalaman
ketika kabut dibasahi air dalam mata
kala gayung tak nyaman lagi buat cebok

‘ngin
aku mimpi tentang dunia
dunia yang baru
dunia yang dulu
rombongan bison menikmati ransumnya
beradu muka dengan tiga pasang hyena tambun
di ladang jagung milik paman Abdul
di mana air dalam tempayan untuk minum kuda,
dihirup rakus oleh seekor kucing dekil
dan tiga tikus pucat
lelap bersama mereka, di tumpukan jerami,
setelah perut sudah tak lagi rewel

‘ngin
entah aku bermimpi atau ingin bermimpi
tentang negara yang tak ada
ketika hanya satu negri untuk semua makhluk
yang merdeka mencicip manis bumi
atau tentang pelukan sepasang iran-portugal
yang ditenggelamkan asmara
dikuyupi cahaya senja
atau tentang pastor dan da’i yang ngopi bareng
dalam diskotek musiman: natal dan idul fitri
atau tentang serigala
yang meneteki marmut yg masih rabun

angin,
kau dengar aku tidak?

kos raflesia, karawaci
14 maret’07

3 pemikiran pada “Hanya Angin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s